Social Icons

Kamis, 19 September 2013

Tentang Logika

Sedikit Tentang Logika

Andheid - Memang sudah menjadi tradisi mengenai istilah "Kuliah tanpa tugas seperti masak tanpa bumbu - Dhe Code". Hari ini adalah dimana saya mendapatkan tugas dari mata kuliah Logika Informatika.
Andheid - Sedikit Tentang Logika
Yang pasti hal yang saya harapkan adalah mendapatkan nilai plus dengan membuat tugas lebih cepat dan lebih rapi. Dan tujuan dibuatnya tulisan ini hanyalah sebatas pengingat agar apa yang saya kerjakan bisa menjadi catatan perjalanan kuliah saya di STMIK ROSMA KARAWANG
Sedikit hal yang akan saya tulis disini yaitu tentang:
  • Sejarah Logika
  • Aliran Logika
  • Pengertian Logika
  • Hubungan Logika dengan mata kuliah lain
Tentu saja saya mengutip dari berbagai sumber yang cukup terpercaya dan dirangkum sedemikian rupa agar lebih efisien dan hal mendasarnya mudah untuk dipahami.

Sejarah Logika

Le Penseur, atau "Sang Pemikir",
oleh 
Auguste Rodin1902.

Masa Yunani Kuno

Logika dimulai sejak Thales (624 SM - 548 SM), filsuf Yunani pertama yang meninggalkan segala dongeng, takhayul, dan cerita-cerita isapan jempol dan berpaling kepada akal budi untuk memecahkan rahasia alam semesta.
Thales mengatakan bahwa air adalah arkhe (Yunani) yang berarti prinsip atau asas utama alam semesta. Saat itu Thales telah mengenalkan logika induktif.
Aristoteles kemudian mengenalkan logika sebagai ilmu, yang kemudian disebut logica scientica. Aristoteles mengatakan bahwa Thales menarik kesimpulan bahwa air adalah arkhe alam semesta dengan alasan bahwa air adalah jiwa segala sesuatu.
Dalam logika Thales, air adalah arkhe alam semesta, yang menurut Aristoteles disimpulkan dari:
  • Air adalah jiwa tumbuh-tumbuhan (karena tanpa air tumbuhan mati)
  • Air adalah jiwa hewan dan jiwa manusia
  • Air jugalah uap
  • Air jugalah es
Jadi, air adalah jiwa dari segala sesuatu, yang berarti, air adalah arkhe alam semesta.
Sejak saat Thales sang filsuf mengenalkan pernyataannya, logika telah mulai dikembangkan. Kaum Sofis beserta Plato (427 SM-347 SM) juga telah merintis dan memberikan saran-saran dalam bidang ini.
Pada masa Aristoteles logika masih disebut dengan analitica , yang secara khusus meneliti berbagai argumentasi yang berangkat dari proposisi yang benar, dan dialektika yang secara khusus meneliti argumentasi yang berangkat dari proposisi yang masih diragukan kebenarannya. Inti dari logika Aristoteles adalah silogisme.
Buku Aristoteles to Oraganon (alat) berjumlah enam, yaitu:
  1. Categoriae menguraikan pengertian-pengertian
  2. De interpretatione tentang keputusan-keputusan
  3. Analytica Posteriora tentang pembuktian.
  4. Analytica Priora tentang Silogisme.
  5. Topica tentang argumentasi dan metode berdebat.
  6. De sohisticis elenchis tentang kesesatan dan kekeliruan berpikir.
Pada 370 SM - 288 SM Theophrastus, murid Aristoteles yang menjadi pemimpin Lyceum, melanjutkan pengembangn logika.
Istilah logika untuk pertama kalinya dikenalkan oleh Zeno dari Citium 334 SM - 226 SM pelopor Kaum Stoa. Sistematisasi logika terjadi pada masa Galenus (130 M - 201 M) dan Sextus Empiricus 200 M, dua orang dokter medis yang mengembangkan logika dengan menerapkan metode geometri.
Porohyus (232 - 305) membuat suatu pengantar (eisagoge) pada Categoriae, salah satu buku Aristoteles.
Boethius (480-524) menerjemahkan Eisagoge Porphyrius ke dalam bahasa Latin dan menambahkan komentar- komentarnya.
Johanes Damascenus (674 - 749) menerbitkan Fons Scienteae.

Abad pertengahan dan logika modern

Pada abad 9 hingga abad 15, buku-buku Aristoteles seperti De InterpretationeEisagoge oleh Porphyus dan karya Boethius masih digunakan.
Thomas Aquinas 1224-1274 dan kawan-kawannya berusaha mengadakan sistematisasi logika.
Lahirlah logika modern dengan tokoh-tokoh seperti:
  • Petrus Hispanus (1210 - 1278)
  • Roger Bacon (1214-1292)
  • Raymundus Lullus (1232 -1315) yang menemukan metode logika baru yang dinamakan Ars Magna, yang merupakan semacam aljabar pengertian.
  • William Ocham (1295 - 1349)
Pengembangan dan penggunaan logika Aristoteles secara murni diteruskan oleh Thomas Hobbes (1588 - 1679) dengan karyanya Leviatan dan John Locke (1632-1704) dalam An Essay Concerning Human Understanding
Francis Bacon (1561 - 1626) mengembangkan logika induktif yang diperkenalkan dalam bukunya Novum Organum Scientiarum.
J.S. Mills (1806 - 1873) melanjutkan logika yang menekankan pada pemikiran induksi dalam bukunya System of Logic
Lalu logika diperkaya dengan hadirnya pelopor-pelopor logika simbolik seperti:
  • Gottfried Wilhelm Leibniz (1646-1716) menyusun logika aljabar berdasarkan Ars Magna dari Raymundus Lullus. Logika ini bertujuan menyederhanakan pekerjaan akal budi dan lebih mempertajam kepastian.
  • George Boole (1815-1864)
  • John Venn (1834-1923)
  • Gottlob Frege (1848 - 1925)
Lalu Chares Sanders Peirce (1839-1914), seorang filsuf Amerika Serikat yang pernah mengajar di John Hopkins University, melengkapi logika simbolik dengan karya-karya tulisnya. Ia memperkenalkan dalil Peirce (Peirce's Law) yang menafsirkan logika selaku teori umum mengenai tanda (general theory of signs)
Puncak kejayaan logika simbolik terjadi pada tahun 1910-1913 dengan terbitnya Principia Mathematica tiga jilid yang merupakan karya bersama Alfred North Whitehead (1861 - 1914) dan Bertrand Arthur William Russel (1872 - 1970).
Logika simbolik lalu diteruskan oleh Ludwig Wittgenstein (1889-1951), Rudolf Carnap (1891-1970), Kurt Godel (1906-1978), dan lain-lain.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Logika#Sejarah_Logika

Aliran Logika

Terdapat 5 aliran besar dalam logika, yaitu:

1. Aliran Logika Tradisional
Logika ditafsirkan sebagai suatu kumpulan aturan praktis yang menjadi petunjuk pemikiran.
2. Aliran Logika Metafisis
Susunan pikiran itu dianggap kenyataan, sehingga logika dianggap seperti metafisika. Tugas pokok logika adalah menafsirkan pikiran sebagai suatu tahap dari struktur kenyataan. Sebab itu untuk mengetahui kenyataan, orang harus belajar logika lebih dahulu.
3. Aliran Logika Epistemologis
Dipelopori oleh Francis Herbert Bradley (1846 - 1924) dan Bernard Bosanquet (1848 - 1923). Untuk dapat mencapai pengetahuan yang memadai, pikiran logis dan perasaan harus digabung. Demikian juga untuk mencapai kebenaran, logika harus dihubungkan dengan seluruh pengetahuan lainnya.
4. Aliran Logika Instrumentalis (Aliran Logika Pragmatis)
Dipelopori oleh John Dewey (1859 - 1952). Logika dianggap sebagai alat (instrumen) untuk memecahkan masalah.
5. Aliran Logika Simbolis
Dipelopori oleh Leibniz, Boole dan De Morgan. Aliran ini sangat menekankan penggunaan bahasa simbol untuk mempelajari secara terinci, bagaimana akal harus bekerja. Metode-metode dalam mengembangkan matematika banyak digunakan oleh aliran ini, sehingga aliran ini berkembang sangat teknis dan ilmiah serta bercorak matematika, yang kemudian disebut Logika Matematika (Mathematical Logic). G.W. Leibniz (1646 - 1716) dianggap sebagai matematikawan pertama yang mempelajari Logika Simbolik.
Sumber: http://rewimolok.blogspot.com/2012/10/sejarah-logika.html

Pengertian Logika

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Logika berasal dari kata Yunani kuno λόγος (logos) yang berarti hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. Logika adalah salah satu cabang filsafat.
Sebagai ilmu, logika disebut dengan logike episteme (Latin: logica scientia) atau ilmu logika (ilmu pengetahuan) yang mempelajari kecakapan untuk berpikir secara lurus, tepat, dan teratur.
Ilmu di sini mengacu pada kemampuan rasional untuk mengetahui dan kecakapan mengacu pada kesanggupan akal budi untuk mewujudkan pengetahuan ke dalam tindakan. Kata logis yang dipergunakan tersebut bisa juga diartikan dengan masuk akal.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Logika

Hubungan Logika Dengan Mata Kuliah Lain

Menurut Saya Pribadi

Logika Dan Komputer
Jelas saya akan membahas ini terlabih dahulu karena memang pertama saya suka dan mencoba untuk gali potensi di mata kuliah ini, kemudian saya merasa ini memang sangat erat keterkaitannya antara logika dan komputer sebab komputer dirancang atas program-program dasar dan program dasar itu adalah rangkaian instruksi-instruksi dalam bahasa komputer yang disusun secara logika dan sistematis.

Logika Dan Algoritma
Saya pernah membaca suatu kutipan tentang Suatu Algoritma yang terbaik (The Best): “Suatu algoritma harus menghasilkan output yan tepat guna (efektif) dalam waktu yang relatif singkat & penggunaan memori yang relatif sedikit (efisien) dengan langkah yang berhingga & prosedurnya berakhir baik dalam keadan diperoleh suatu solusi ataupun tidak ada solusinya”. Sudah tentu sesuatu program yang baik adalah hasil dari perancangan yang baik dan perancangan yang baik adalah hasil penggunaan logika yang baik pula.

Logika Dan Matematika
Seperti yang sudah dijelaskan oleh dosen saya Bpk. Ahmad Hudri, S.Kom. "Suatu logika adalah hasil pemikiran, opini, pendapat dan hanya bernilai 2 yaitu salah atau benar serta tidak asal bunyi (asbun)". Terus apa hubungannya dengan Matematika?. Jika kita melihat kembali pembahasannya, maka sebuah hasil penjumlahan adalah hasil dari pemikiran sebuah logika dan itu begitu jelas hubungannya sangat erat sekali.

Logika Dan Pemograman
Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi. Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_pemrograman

Logika Dan Lain-lain
Cukup melihat sebagian contoh diatas logika akan selalu ada disetiap kondisi tertentu. Keberadaannya sangat penting meskipun istilahnya hanya sebagai hiasan saja. Hiasan disini yaitu logika tidak penting tapi sangat penting :D.

Kesimpulan

Jadi kesimpulannya menurut saya logika itu merupakan suatu kebutuhan yang secara sadar maupun tanpa disadari kita telah menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

- Silahkan berkomentar dan rasakan kebebasan untuk menanyakan hal apapun disini.
- Anonim diperbolehkan tapi lebih baik berkomentar dengan Name/URL.
- Nama [Bebas] - URL bisa Profil Facebook i.e [fb.com/id.facebook], twitter [twitter.com/id] atau alamat web.
- ...